Minggu, 19 Juli 2009

Posisi Seks yang Nyaman

Sebenarnya tak ada aturan mengenai posisi hubungan seks saat sedang hamil. Yang jelas harus aman bagi si jabang bayi dan juga nyaman bagi si ibu dan suami. Menurut seksolog Prof Dr dr Randanan Bandaso, SpAnd, ibu-ibu dan suami boleh memilih posisi apa saja. Tapi senada dengan dokter spesialis kandungan, Randanan juga tidak menyarankan hubungan seks saat kehamilan muda. "Posisi apa saja yang penting pasangan nyaman dan bayi aman.Tapi kalau kandungan masih muda, dan memang tidak kuat rahimnya, jangan lalukan hubungan seks. Bisa keguguran," pesannya. Menurut alumni Fakultas Kedokteran Unhas, posisi seks sebenarnya suka sama suka alias atas kesepakatan pasangan suami istri. Tanpa ada paksaan baik dari istri maupun suami. Dengan begitu, hubungan seks bisa dinikmati dengan baik. Jika ibu hamil memiliki rahim yang kuat, menurut Randanan, bisa saja melakukan hubungan seks. Tapi lebih amannya, dia menyarankan setelah kehamilan di atas tiga bulan. Posisi suami di atas atau istri di atas menurut Randanan, boleh-boleh saja. Sepanjang keduanya sama-sama suka dan bisa mengontrol diri. "Posisi seperti biasa, bisa dilakukan. Misalnya istri di bawah atau istri di atas, bahkan menyamping bisa saja dilakukan," ujar Randanan. "Tapi kalau rahimnya cukup kuat," tambahnya. Bagaimana posisi bercinta pada kehamilan tua ketika perut mulai membesar? Lagi-lagi Randanan mengatakan, posisi seks bisa diatur agar perut ibu hamil tidak tertekan. Salah posisi seks yang bisa dilakukan adalah istri berbaring di tempat tidur dan suami di tepi ranjang berlutut. Sehingga tubuh suami tidak terlalu memberi penekanan pada perut ibu. "Yang penting saat perut mulai besar, hindari memberi tekanan berlebihan. Intinya, pilih posisi seks yang tidak menekan perut ibu hamil," ujar Randanan. Selain posisi suami berlutut di tepi pembaringan, posisi seks yang aman dan nyaman dilakukan saat hamil tua adalah menyamping atau woman on top (wanita di atas). Bila posisi menyamping bisa saling berhadapan atau dari belakang. (nin)

1 komentar: