Sabtu, 21 Maret 2009

GAGAP

Dapat Pengaruhi Intelektual Anak

Umumnya anak yang berusia dua tahun sudah dapat berbicara, namun pada anak yang menampakkan tanda-tanda gagap, terlihat sulit untuk berbicara. Bahkan meski sudah memasuki usia 3 tahun, bahasanya masih sepotong-potong.
Untuk itu orangtua harus mengantisipasi fungsi berbahasa, ucapan anak sejak dini ke dokter anak maupun psikiater anak yang bertugas di beberapa rumah sakit.
"Jika orangtua tidak tahu dan tidak diterapi sejak dini misalnya dengan terapi berbicara maka gagap anak kemungkinan akan terbawa sampai dewasa. Dampaknya, akan mempengaruhi kecerdasan anak di masa yang akan datang. Anak jadi kurang cerdas," ujar dr Djayalangkara Tanra, SpKJ, Konsultan dari RS Dadi Makassar.
Makin dini diterapi, ujar Djayalangkara, maka kemungkinan anak sembuh juga makin besar.
Ada beberapa jenis gagap menurut fasenya. Ada gagap perkembangan, gagap sementara, dan gagap menetap. Gagap perkembangan biasanya terjadi pada usia 2-4 tahun. Kondisi ini tergolong wajar, karena merupakan rangkaian proses perkembangan bicara sang anak.
Ini bisa saja terjadi karena ketidaksinkronan emosi anak dengan pengaturan alat bicara saat berbicara. Gagap perkembangan biasanya akan sembuh dengan sendirinya seiring bertambahnya usia anak.
Adapun gagap sementara biasanya terjadi pada anak berusia 5-8 tahun. Gagap ini dapat terjadi karena faktor psikologis dari lingkungan, misal kecemasan, kepanikan, ketakutan. Jenis gagap ini akan lenyap sendiri meskipun tanpa terapi tertentu. Sebagai orang tua, kita hanya perlu bersabar dan jangan memarahi anak ketika menunjukkan gejala gagap.
Lain halnya dengan gagap menetap yang biasanya menimpa anak usia 8 tahun sampai dewasa, bahkan sampai usia lanjut. Jika terapi gagap tidak sembuh tuntas maka akan berlanjut hingga dewasa.
Penyebabnya karena psikologis, misal karena stres, kecemasan berlebihan, takut salah bicara, merasa rendah diri, merasa suaranya kurang enak didengar, merasa tidak percaya diri, dan faktor psikologis lainnya. (nin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar