Selasa, 25 September 2018

Cantiknya Karang Biru di Gili Meno



                      Kapal yang membawa turis menuju Gili Meno,tetangga Trawangan.Photo by Anggi

             Semua penasaran ingin menyaksikan keindahan alam bawah laut Gili Trawangan dan Meno.   Photo by Anggi

Keindahan pantai serta alam bawah laut tak hanya milik Gili Trawangan. Di Gili Meno justru menyimpan kecantikan alami. Dari Senggigi tepatnya Bangsal Anda juga bisa mencapainya dalam waktu satu jam. Sama jika Anda ingin menuju Trawangan.

Gili Meno memiliki kekayaan laut yang lebih beragam. Penulis sempat melihat keindahan karang biru yang tergolong langka di dunia. Sebab, karang biru hanya ada dua di dunia, Meno di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan di Laut Carribean. Warnanya biru terang. Ikan-ikan hias pun cantic. Ada angel fish dan ikan badut alias nemo.

Meno memiliki air yang jernih sebening kaca dan pantai pasir putih yang lebih eksotik dibanding dua gili tetangganya, Trawangan dan Air. Meno juga memiliki beragam biota laut yang masih alami baik dari jenis karang dan ikan. Daya tarik utamanya adalah berenang bersama penyu. Jangan lewatkan snorkeling, berenang, paddling, transparan kayaking atau berkeliling pulau dengan glass bottom boat.

           Berpose di perairan Gili Meno. Di bawah sana ada karang biru yang cantik tapi  langka.

Sayangnya, penulis tidak sempat kayaking maupun bertemu dengan penyu. Apalagi melihat danau yang berada di tengah Gili Meno. Soalnya lebih penasaran melihat patung berbentuk manusia karya Jason deCaires Taylor, seorang seniman patung kelahiran London Inggris.

Beberapa wisatawan bertumpuk di spot patung yang sempat menjadi kontroversi karena bentuknya yang dinilai vulgar. Ada yang sekadar melihat ada juga yang foto bersama patung.
                          Patung eksentrik di dasar perairan antara Gili Meno dan Trawangan.                                                                Photo by Radar Lombok
             

             Jason deCaires Taylor, seorang seniman patung kelahiran London Inggris yang membuat patung-patung tersebut. Ia juga seorang pemerhati lingkungan dan  fotografer profesional bawah laut. Sumber: suarantb.



Rasanya tak cukup sehari jika ingin traveling menjelajahi Gili Meno. Namun, jika Anda ingin ke Lombok, selain Gili Trawangan, mampirlah ke Gili Meno. Di sini, ada beberapa hotel bertarif lebih murah. Ada pula kafe dan restoran dengan menu beragam dan halal. (anggi s ugart)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar